Kumpulan materi tentang PERkembangan TEknologi KOMunikasi

Jumat, 06 Mei 2011

Konvergensi dan Konsentrasi di Industri Media

Konvergensi media adalah penggabungan antara saluran-saluran keluar komunikasi massa (cetak,radio,televisi,internet) dengan teknologi. Sederhananya, konvergensi media adalah bergabungnya atau terkombinasinya berbagai jenis media, yang sebelumnya dianggap terpisah dan berbeda (misalnya, komputer, televisi, radio, dan suratkabar), ke dalam sebuah media tunggal. Konvergensi media tumbuh berkat adanya kemajuan teknologi akhir-akhir ini, khususnya dari munculnya Internet dan digitisasi informasi. Berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi (information and communication technology / ICT) selama dekade terakhir membawa tren baru di dunia industri komunikasi yakni hadirnya beragam media yang menggabungkan teknologi komunikasi baru dan teknologi komunikasi massa tradisional. Pada dataran praktis maupun teoritis, fenomena yang sering disebut sebagai konvergensi media ini memunculkan beberapa konsekuensi penting. Di ranah praktis, konvergensi media bukan saja memperkaya informasi yang disajikan, melainkan juga memberi pilihan kepada khalayak untuk memilih informasi yang sesuai dengan selera mereka. Tidak kalah serius, konvergensi media memberikan kesempatan baru yang radikal dalam penanganan, penyediaan, distribusi dan pemrosesan seluruh bentuk informasi baik yang bersifat visual, audio, data dan sebagainya. Fenomena jurnalisme online sekarang ini menjadi contoh menarik. Khalayak pengakses media konvergen alias ”pembaca” tinggal meng-click informasi yang diinginkan di komputer yang sudah dilengkapi dengan aplikasi internet untuk mengetahui informasi yang dikehendaki dan sejenak kemudian informasi itupun muncul.
Sejumlah analis industri memandang, konvergensi media ini menandai memudarnya ”media lama” seperti media cetak dan media siar, serta bangkitnya ”media baru,” yang perkembangannya masih berlangsung dinamis saat ini. Konvergensi media adalah sebuah strategi ekonomi, di mana perusahaan-perusahaan komunikasi mencari keuntungan finansial, dengan mengupayakan agar berbagai media yang mereka miliki bisa bekerja bersama. Strategi ini memungkinkan perusahaan untuk mengurangi biaya tenaga kerja, administratif, dan material, serta boleh menggunakan konten media yang sama melintasi berbagai saluran media.

Implikasi dan Hubungan Perkembangan Teknologi Komunikasi dengan Globalisasi

Kian pesatnya perkembangan di bidang tekhnologi informasi dan komunikasi telah membuka babak baru bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan koneksi. Sekat-sekat informasi dengan sendirinya menghilang oleh inisiatif kuat individu yang ingin mengetahui lebih jauh apa yang terjadi sekitarnya. Setiap orang memiliki akses terhadap sumber informasi dimanapun di dunia ini. Konsekuensinya, masyarakat menjadi kritis dan tanggap terhadap hal yang berkembang.
Meledaknya teknologi kini telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Kegiatan komunikasi yang sebelumnya menuntut peralatan yang begitu rumit, kini relatif sudah digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis. Sistem kerja alat teknologi telah mengalihfungsikan tenaga otot manusia dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan. Begitupun dengan telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.
Seperti yang kita ketahui bahwa di era serba modern seperti saat ini, peran teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari tentunya sangat berpengaruh. Hal ini tidak terlepas dari aktivitas kita yang kerap kali ditunjang dengan teknologi informasi itu sendiri yang mampu menjawab tuntutan pekerjaan yang lebih cepat, mudah, murah dan menghemat waktu.
Kemajuan teknologi menjadi jawaban dari kemajuan globalisasi yang kian menyelimuti dunia. Suatu kemajuan yang tentunya akan memberikan dampak bmasyarakat. Tidak dapat dipungkiri, kini kita telah menjadi “budak” dari peradaban teknologi informasi itu sendiri. Bagaiman tidak, kita telah membuktikan bahwa kehidupan yang kita jalani tak pernah lepas dari peran teknologi.
Kehidupan kita sekarang perlahan-lahan mulai berubah dari dulunya era industri berubah menjadi era informasi dan komunikasi dibalik pengaruh era globalisasi dan informatika yang menjadikan komputer, internet, dan pesatnya perkembangan teknologi informasi sebagai bagian utama yang harus ada
Dalam menyikapi perkembangan teknologi itu sendiri, semuanya tergantung dari pribadi kita masing-masing. Karena teknologi informasi dan komunikasi itu memiliki warna dasar putih. Tergantung dari penggunanya. Apakah kita ingin membelokkannya ke kiri dengan mengubah warna putih menjadi kehitaman yang melambangkan sisi negatif teknologi tersebut, atau kita ingin membelokkannya ke kanan dengan mengubah warna putih menjadi keemasan yang melambangkan sisi positif dari teknologi informasi dan komunikasi itu sendiri.

Kebijakan Dunia Elektronika, Isu-isu dan Etika

Internet merupakan sebuah jaringan yang menghubungkan komputer-komputer di dunia sehingga komputer dapat mengakses satu sama lain. Sebagai salah satu aspek penting  internet menjadi peluang baru dalam perkembangan bisnis, pendidikan, kesehatan, layanan pemerintah dan bidang-bidang lainnya. Melalui internet, interaksi dapat dilakukan tanpa harus bertatap muka. Tingginya tingkat pemakaian internet di dunia melahirkan sebuah aturan baru di bidang internet. kebijakan ini merupakan sebuah etika acuan dalam berkomunikasi menggunakan internet. Berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh internet menyebabkan terjadinya pelanggaran seperti pembajakan (pelanggaran hak cipta), adanya virus dan munculnya hacker.
Kini mulai ramai muncul Hoax atau isu-isu di dunia internet. Hoax adalah sebuah pemberitaan palsu adalah usaha untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sang pencipta berita palsu tersebut tahu bahwa berita tersebut adalah palsu. Salah satu contoh pemberitaan palsu yang paling umum adalah mengklaim sesuatu barang atau kejadian dengan suatu sebutan yang berbeda dengan barang/kejadian sejatinya. Suatu pemberitaan palsu berbeda dengan misalnya pertunjukan sulap; dalam pemberitaan palsu, pendengar/penonton tidak sadar sedang dibohongi, sedangkan pada suatu pertunjukan sulap, penonton justru mengharapkan supaya ditipu.

Privasi Masyarakat Tentang Kebebasan Komunikasi


1. Mengapa “privasi” dalam jangka pendek dapat disampaikan dalam berbagai cara dimana teknologi merusak otonomi individu dan integritas diri?

Privasi dalam jangka pendek ini akan dirusak oleh teknologi, dapat dikatakan demikian karena semakin banyaknya situs-situs jejaring sosial yang membebaskan masyarakat untuk berekspresi dan membuka diri. Tak ada lagi yang namanya privasi karena semua sudah diumbar dan dapat dikonsumsi oleh orang banyak. Disadari atau tidak, membuka diri yang terlalu lebay malah akan membuka kelemahan kita kepada orang lain. Serapat-rapatnya kita mengunci informasi tentang diri kita atau privasi kita, tetap dapat dilihat orang karena adanya hacker.

2. Banyak orang saat ini mengatakan bahwa untuk menikmati manfaat dari masyarakat modern kita harus memberikan beberapa derajat privasi pribadi, apakah anda setuju? Mengapa ya dan mengapa tidak !!! 

Saya setuju dengan pernyataan tersebut, namun benar-benar hanya beberapa derajat yang dibuka dan dapat dikonsumsi oleh orang lain. Maksudnya boleh membuka diri atau memberikan sedikit privasi kita jika itu memang perlu untuk diketahui orang lain. Misalnya saja kita membuka diri kita tentang prestasi kita. Orang akan tau seberapa berharganya kita. Sedikit share foto-foto narsis kita boleh, tapi jangan yang terlalu arogan bisa-bisa menyebar di internet...malu kan jadinya...
kebebasan dan keamanan terlalu sering dipandang sebagai sesuatu yang saling berdiri sendiri, tetapi kita harus mempunyai keduanya, baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Kita diperingatkan setiap hari akan janji sekaligus bahaya era informasi. Kita harus memiliki keamanan yang cukup untuk mewujudkan kebebasan, tetapi jangan terlalu banyak, hingga akan membahayakan kebebasan. Dalam menyeimbangkan antara kebebasan dan keamanan, tolok ukurnya adalah aturan hukum. Kepatuhan kita pada aturan hukum tidak hilang begitu saja di dunia maya.

3. Haruskah pemerintah terlibat dalam perang privasi dan jika demikian bagaimana? Atau akan lebih baik untuk meninggalkan isu – isu kebebasan individu untuk warga Negara individu?

Keterhubungan yang muncul di era digital telah menciptakan dorongan baru mencari solusi bagi berbagai isu-isu kebebasan individu. Untuk itu, pemerintah saat ini harus mengambil keputusan-keputusan sulit yang akan menentukan masa depan Internet.
Kita mengenal pilihan-pilihan tersebut, tetapi kita tidak mengetahui cara untuk menolak pilihan-pilihan itu. Bagaimana kita bisa memilih untuk melindungi antara kebebasan dan keamanan? Antara transparansi dan kerahasiaan? Antara kebebasan berekspresi dan toleransi serta kerukunan?
Menurut saya, pemerintah harus terlibat dalam perang privasi untuk melindungi privasi warga negaranya. hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi adanya pembajakan melalui internet. Misalnya saja perusahaan yang dibajak produk ataupun inovasinya oleh pesaingnya. Pemerintah wajib melindungi dan ikut campur dalam hal ini.

Jumat, 22 April 2011

Tekhnologi Baru, kehidupan diri dan sosial

Untuk materi ini, saya akan sedikit menjelaskan secara singkatnya.
Dengan semakin berkembangnya tekhnologi baru, seperti internet dengan berbagai fasilitas yang memudahkan kita menjalani aktifitas secara maya.Realitas dunia maya sebagai transisi banyak orang memang benar, faktanya sekarang sudah ada internet orang lebih mudah mendapatkan sebuah informasi yang cepat dan berita yang update, sehingga ruang lingkup suatu internet sangatlah luas.Kitapun dapat berkomunikasi dengan teman ataupun orang yang berada jauh dari kita, hanya dengan email. Tak heran kini orang tak perlu repot lagi untuk mengirim surat atau memposkan file atau berkas penting lewat kantor pos. Dengan email segalanya menjadi lebih mudah.
Selain itu kita juga dapat bersosialisasi secara dengan banyak orang dari berbagai penjuru dunia. Yang lebih fenomenal, banyak sekarang ini orang mendapatkan jodoh yang bermula dari internet. Menemukan dan berkenalan secara tidak sengaja, kemudian semakin intensif berkomunikasi, mengadakan pertemuan langsung, dan akhirnya sepakat untuk saling berkomitmen. Inilah contoh kehidupan diri yang secara tidak langsung kita alihkan ke dunia maya tersebut. Sehingga kita seringkali meninggalkan kehidupan kita di dunia nyata. Asik dengan internet kadang membuat kita kecanduan. Apalagi dengan semakin banyaknya situs jejaring sosial yang memudahkan kita untuk berkomunikasi

Perkembangan Ilmu Tekhnologi


Pada era 80-an masih banyak yang belum mengenal komputer. Saat itu  masih populer yang namanya mesin tik elektronik. Sekitar tahun 1987an, barulah masyarakat kita mulai mengenal komputer. Saat pertama kali keluar ukurannya pun sangat besar,. Namun seiring berjalannya waktu, ukuran komputer semakin menyusut dan tentu saja dengan teknologi yang lebih canggih. Dari segi ukuran dan teknologi semua mengelami revolusi. PC, laptop dan kemudian smart phone. Praktis dan canggih, sudah pasti mudah digunakan dan dapat dibawa kemana-mana.

Pada tahun 90an, komputer dan internet masih menjadi identitas bagi orang kaya. Warnet pada saat itu harganya sewanya sekitar 20-30 ribu perjamnya. Harga yang terlalu mahal bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Namun seiring berjalannya waktu, internet menjadi sangat murah, karena kebutuhan masyarakat yang haus akan informasi.

Internet adalah perubahan dalam bidang tekhnologi yang layak disebut revolusioner, karena sudah menjadi trendsetter bagi masyarakat dunia. karena masyarakat menanggap bahwa internet lebih praktis digunakan untuk berkomunikasi dimana,kapan,dan siapa saja. karena semua orang bisa mengakses internet dari handphone dengan harga relatif lebih murah dan itu yang membuat internet lebih praktis dan efisien untuk mendapat berita dan ilmu pengetahuan tentang apa yang sedang terjadi diseluruh belahan dunia, karena tidak perlu membawa peralatan lain yang lebih sulit untuk dibawa.

Saat ini adalah handphone kita yang sudah kategori smartphone. Dalam handphone yang kita miliki terdapat bermacam-macam aplikasi dari internet, televisi, radio,kalkulator maupun games. Simple dan praktis. Semakin berkembangnya tekhnologi dari jaman ke jaman membuat kita semakin mudah mengerjakan segala sesuatunya. Kemudahan yang ditawarkan oleh tekhnologi membuat kita semakin meninggalkan budaya “manual”. Nah berapa lama lagikah budaya manual itu masih tetap dipertahankan? Atau masih adakah orang yang lebih memilih manual daripada tekhnologi yang serba mudah…