Kumpulan materi tentang PERkembangan TEknologi KOMunikasi

Jumat, 06 Mei 2011

Kebijakan Dunia Elektronika, Isu-isu dan Etika

Internet merupakan sebuah jaringan yang menghubungkan komputer-komputer di dunia sehingga komputer dapat mengakses satu sama lain. Sebagai salah satu aspek penting  internet menjadi peluang baru dalam perkembangan bisnis, pendidikan, kesehatan, layanan pemerintah dan bidang-bidang lainnya. Melalui internet, interaksi dapat dilakukan tanpa harus bertatap muka. Tingginya tingkat pemakaian internet di dunia melahirkan sebuah aturan baru di bidang internet. kebijakan ini merupakan sebuah etika acuan dalam berkomunikasi menggunakan internet. Berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh internet menyebabkan terjadinya pelanggaran seperti pembajakan (pelanggaran hak cipta), adanya virus dan munculnya hacker.
Kini mulai ramai muncul Hoax atau isu-isu di dunia internet. Hoax adalah sebuah pemberitaan palsu adalah usaha untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sang pencipta berita palsu tersebut tahu bahwa berita tersebut adalah palsu. Salah satu contoh pemberitaan palsu yang paling umum adalah mengklaim sesuatu barang atau kejadian dengan suatu sebutan yang berbeda dengan barang/kejadian sejatinya. Suatu pemberitaan palsu berbeda dengan misalnya pertunjukan sulap; dalam pemberitaan palsu, pendengar/penonton tidak sadar sedang dibohongi, sedangkan pada suatu pertunjukan sulap, penonton justru mengharapkan supaya ditipu.

Privasi Masyarakat Tentang Kebebasan Komunikasi


1. Mengapa “privasi” dalam jangka pendek dapat disampaikan dalam berbagai cara dimana teknologi merusak otonomi individu dan integritas diri?

Privasi dalam jangka pendek ini akan dirusak oleh teknologi, dapat dikatakan demikian karena semakin banyaknya situs-situs jejaring sosial yang membebaskan masyarakat untuk berekspresi dan membuka diri. Tak ada lagi yang namanya privasi karena semua sudah diumbar dan dapat dikonsumsi oleh orang banyak. Disadari atau tidak, membuka diri yang terlalu lebay malah akan membuka kelemahan kita kepada orang lain. Serapat-rapatnya kita mengunci informasi tentang diri kita atau privasi kita, tetap dapat dilihat orang karena adanya hacker.

2. Banyak orang saat ini mengatakan bahwa untuk menikmati manfaat dari masyarakat modern kita harus memberikan beberapa derajat privasi pribadi, apakah anda setuju? Mengapa ya dan mengapa tidak !!! 

Saya setuju dengan pernyataan tersebut, namun benar-benar hanya beberapa derajat yang dibuka dan dapat dikonsumsi oleh orang lain. Maksudnya boleh membuka diri atau memberikan sedikit privasi kita jika itu memang perlu untuk diketahui orang lain. Misalnya saja kita membuka diri kita tentang prestasi kita. Orang akan tau seberapa berharganya kita. Sedikit share foto-foto narsis kita boleh, tapi jangan yang terlalu arogan bisa-bisa menyebar di internet...malu kan jadinya...
kebebasan dan keamanan terlalu sering dipandang sebagai sesuatu yang saling berdiri sendiri, tetapi kita harus mempunyai keduanya, baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Kita diperingatkan setiap hari akan janji sekaligus bahaya era informasi. Kita harus memiliki keamanan yang cukup untuk mewujudkan kebebasan, tetapi jangan terlalu banyak, hingga akan membahayakan kebebasan. Dalam menyeimbangkan antara kebebasan dan keamanan, tolok ukurnya adalah aturan hukum. Kepatuhan kita pada aturan hukum tidak hilang begitu saja di dunia maya.

3. Haruskah pemerintah terlibat dalam perang privasi dan jika demikian bagaimana? Atau akan lebih baik untuk meninggalkan isu – isu kebebasan individu untuk warga Negara individu?

Keterhubungan yang muncul di era digital telah menciptakan dorongan baru mencari solusi bagi berbagai isu-isu kebebasan individu. Untuk itu, pemerintah saat ini harus mengambil keputusan-keputusan sulit yang akan menentukan masa depan Internet.
Kita mengenal pilihan-pilihan tersebut, tetapi kita tidak mengetahui cara untuk menolak pilihan-pilihan itu. Bagaimana kita bisa memilih untuk melindungi antara kebebasan dan keamanan? Antara transparansi dan kerahasiaan? Antara kebebasan berekspresi dan toleransi serta kerukunan?
Menurut saya, pemerintah harus terlibat dalam perang privasi untuk melindungi privasi warga negaranya. hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi adanya pembajakan melalui internet. Misalnya saja perusahaan yang dibajak produk ataupun inovasinya oleh pesaingnya. Pemerintah wajib melindungi dan ikut campur dalam hal ini.